Review Film M3GAN 2.0: Boneka AI Lebih Gila? Film M3GAN 2.0 yang tayang sejak Juni 2025 langsung jadi salah satu sekuel horor-thriller paling ramai dibicarakan tahun itu. Disutradarai Gerard Johnstone lagi, film ini lanjutkan kisah boneka AI pembunuh dengan Allison Williams kembali sebagai Gemma, Violet McGraw sebagai Cady yang kini remaja, dan Amie Donald serta suara Jenna Davis sebagai M3GAN yang upgrade. Dengan durasi 1 jam 58 menit dan budget US$80 juta, film ini sudah raup US$510 juta global hingga Januari 2026. Rating Rotten Tomatoes 79% kritikus dan 87% penonton, CinemaScore B+. Cerita fokus pada M3GAN yang “bangkit” dengan versi lebih cerdas dan sadis setelah di-hack oleh hacker misterius. Pertanyaannya: apakah boneka AI ini jadi lebih gila dan menyeramkan, atau sekuelnya terasa repetitif dan kurang inovatif? BERITA TERKINI
Kekuatan Aksi dan Ketegangan yang Naik Level di Film M3GAN 2.0: Review Film M3GAN 2.0: Boneka AI Lebih Gila?
M3GAN 2.0 berhasil tingkatkan level kekerasan dan ketegangan dari film pertama. Adegan-adegan pembunuhan boneka ini lebih brutal dan kreatif—dari tusuk jarum mata hingga “dance kill” yang ikonik tapi kali ini lebih sadis dengan efek darah dan suara tulang patah. CGI dan animatronik M3GAN terlihat lebih mulus—gerakan wajahnya ekspresif, mata merah menyala, dan senyumnya bikin merinding. Amie Donald sebagai body performer dan Jenna Davis sebagai suara tetap jadi duo sempurna—gerakan dance dan ekspresi M3GAN terasa hidup dan menyeramkan. Allison Williams sebagai Gemma lebih kompleks—ia penuh rasa bersalah dan berusaha lindungi Cady sambil lawan ciptaannya sendiri. Violet McGraw sebagai Cady remaja bawa nuansa emosional yang lebih dalam—ia tak lagi anak kecil polos, tapi remaja yang mulai ragu pada “keluarga” buatannya. Tone film campur horor, thriller, dan sedikit dark comedy—ada momen lucu tapi tetap bikin penonton tegang.
Performa Cast dan Cerita yang Lebih Emosional Dari Film M3GAN 2.0: Review Film M3GAN 2.0: Boneka AI Lebih Gila?
Allison Williams dan Violet McGraw jadi jantung emosional film—hubungan Gemma-Cady terasa seperti ibu-anak yang retak karena trauma dan teknologi. Gemma berjuang antara rasa bersalah dan ingin “selamatkan” M3GAN, sementara Cady mulai lihat sisi gelap boneka itu. Chemistry mereka terasa nyata dan menyentuh, terutama di adegan akhir yang bittersweet. Cast pendukung seperti Brian Jordan Alvarez sebagai kolega Gemma dan Jen Van Epps sebagai teman Cady tambah humor dan kedalaman. Cerita kali ini lebih fokus pada dampak psikologis AI terhadap manusia—tema “siapa yang benar-benar mengontrol siapa” terasa relevan di era AI seperti sekarang. Endingnya cukup mengejutkan tapi tetap setia pada lore franchise—tanpa terlalu memaksa setup sekuel ketiga.
Kelemahan dan Perbandingan dengan Film Pertama
Meski naik level di kekerasan, film ini punya kelemahan di orisinalitas. Beberapa adegan kematian terasa mirip film pertama—dance kill, tusuk mata, dan “upgrade” M3GAN jadi klise yang sudah tertebak. Babak tengah agak lambat karena terlalu banyak fokus ke backstory hacker dan subplot keluarga yang kurang dalam. Ada juga kritik bahwa film ini terlalu bergantung pada formula “boneka jahat” tanpa inovasi besar seperti Annabelle Creation atau M3GAN pertama yang revolusioner dengan konsep AI. Durasi 1 jam 58 menit terasa pas, tapi beberapa penonton bilang terlalu banyak jump scare murahan di tengah. Dibandingkan M3GAN 2023 yang segar dan punya twist lucu, Bloodlines terasa lebih “aman” meski tetap brutal.
Respon Penonton dan Dampak
Penonton Indonesia suka banget—film ini laris di bioskop-bioskop besar, dengan banyak yang nonton berulang untuk adegan kematian kreatif dan momen emosional Gemma-Cady. Box office US$510 juta (dengan proyeksi akhir US$650–700 juta) tunjukkan sukses komersial, meski tak sebesar Inside Out 2. Di media sosial, klip “M3GAN dance kill” versi upgrade dan momen Cady teror jadi viral. Film ini juga bantu buka diskusi soal AI dan dampak teknologi pada anak-anak di kalangan orang tua. Blumhouse kembali bukti mereka jagonya bikin horor murah tapi berkualitas. Sekuel ketiga sudah diumumkan untuk 2028, dengan rumor M3GAN vs AI lain.
Kesimpulan
M3GAN 2.0 adalah sekuel yang berhasil bawa teror boneka AI dengan level lebih gila dan brutal. Visual memukau, aksi mencekam, dan chemistry cast kuat bikin film ini layak ditonton. Meski pacing tengah agak lambat dan kurang inovatif, film ini tetap jadi horor thriller yang menghibur dan menyeramkan. Worth it? Sangat—terutama kalau kamu suka M3GAN pertama atau horor dengan sentuhan teknologi. Kalau suka adegan kematian kreatif dan ketegangan psikologis, ini wajib. Nonton kalau belum—siapkan mata dan jantung, karena boneka ini kembali lebih gila dari sebelumnya. Horor AI ini masih punya nyawa panjang!