Review Film The French Connection. Film The French Connection yang dirilis pada 1971, kembali menjadi sorotan di akhir 2025 ini. Karya sutradara William Friedkin ini mengalami kebangkitan popularitas berkat rencana rilis versi 4K UHD yang sangat dinantikan, serta gelombang diskusi ulang pasca kepergian Gene Hackman awal tahun ini. Berdasarkan kisah nyata penyelundupan heroin besar-besaran di New York, film ini mengikuti detektif Jimmy “Popeye” Doyle dan partnernya Buddy Russo saat memburu jaringan kriminal internasional yang dipimpin Alain Charnier. Diperankan Gene Hackman, Roy Scheider, dan Fernando Rey, The French Connection dikenal sebagai thriller polisi gritty yang merevolusi genre, dengan adegan kejar-kejaran ikonik dan pendekatan realistis yang masih terasa segar hingga kini. BERITA BASKET
Adegan Kejar-Kejaran Ikonik dan Gaya Realistis: Review Film The French Connection
The French Connection paling diingat karena adegan kejar-kejaran mobil versus kereta elevated yang legendaris, di mana Popeye Doyle membajak mobil sipil untuk mengejar pembunuh bayaran. Difilmkan tanpa izin penuh dan dengan risiko tinggi, urutan ini terasa mentah dan mendebarkan, sering disebut sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah sinema. Friedkin memilih pendekatan dokumenter, syuting di lokasi asli New York yang kumuh dan dingin, tanpa glamor Hollywood.
Tempo cerita prosedural, fokus pada pengawasan panjang, interogasi kasar, dan paranoia yang meningkat. Endingnya pahit dan ambigu, dengan teks yang mengungkap hasil nyata kasus – banyak penjahat lolos dengan hukuman ringan, sementara polisi dipindah tugas. Di 2025, adegan-adegan ini semakin dihargai dalam versi restorasi mendatang, membuat detail visual gritty semakin tajam dan intens.
Penampilan Gene Hackman yang Tak Terlupakan: Review Film The French Connection
Gene Hackman sebagai Popeye Doyle memberikan performa puncak kariernya – detektif kasar, rasis, obsesif, dan tak kenal kompromi, tapi tetap compelling. Karakternya bukan pahlawan konvensional; ia brutal, sering salah sasaran, tapi tekadnya mendorong cerita maju. Hackman memenangkan Academy Award untuk Aktor Terbaik, dan hingga kini peran ini sering disebut salah satu potret polisi paling kompleks di layar.
Roy Scheider sebagai Russo memberikan keseimbangan yang tenang, sementara Fernando Rey sebagai Charnier membawa pesona dingin dan licik. Ensemble ini terasa autentik, hasil casting yang awalnya kontroversial – Friedkin sempat ragu pada Hackman. Di akhir 2025, rewatching banyak dilakukan sebagai tribut untuk Hackman, menegaskan bagaimana ia membuat Doyle begitu hidup dan mengganggu.
Warisan Abadi dan Penghargaan Bergengsi
The French Connection meraup lima Academy Award, termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Editing Terbaik, menjadi film R-rated pertama yang menang Best Picture. Ia memengaruhi genre crime thriller modern dengan realisme tanpa ampun, karakter ambigu, dan aksi berbasis ketegangan nyata. Tema perang melawan narkoba, korupsi, dan harga obsesi tetap relevan, sering dibahas ulang di era true crime kontemporer.
Di 2025, rencana 4K release dari koleksi bergengsi membuat film ini kembali trending, dengan kritikus baru memuji keberaniannya menolak happy ending. Ia masuk National Film Registry sebagai karya signifikan secara budaya, dan tetap jadi benchmark untuk police procedural yang berani kritik sosial.
Kesimpulan
The French Connection adalah klasik thriller polisi yang tak pudar, dengan aksi groundbreaking, akting brilian Gene Hackman, dan warisan mendalam yang terus memengaruhi sinema. Di akhir 2025, antisipasi versi 4K membuatnya sempurna untuk rewatching atau penemuan baru. Bagi penggemar genre crime atau drama realistis, ini tetap masterpiece; bagi yang belum, saatnya merasakan ketegangan yang mentah dan tak kenal ampun. Film ini membuktikan bahwa cerita sederhana tentang pengejaran bisa jadi potret kuat tentang kegelapan manusia dan sistem yang rapuh.